Naming Exception

21 August 2009

Enkripsi-Dekripsi pada JAVA

Filed under: JAVA, Programming, Software — Dhe-Jhe @ 3:42 am

Pada post sebelumnya, saya membahas bagaimana untuk melakukan duplikasi file menggunakan byte pada Java. Sekarang, kita akan mempraktekkan bagaimana melakukan enkripsi file dengan menggunakan Java, sudah tentu masih dengan byte. Untuk lebih jelas, silakan download source-code nya disini.

Logika enkripsi dengan menggunakan byte sangatlah mudah.

  1. Buka file yang akan di enkripsi.

  2. Konversi file itu menjadi byte.

  3. Modifikasi byte itu dengan algoritma tersendiri, simpan menjadi byte baru.

  4. Simpan byte baru menjadi sebuah file baru.

Sedangkan untuk proses dekripsi, tinggal membalik urutannya saja.

Sangat mudah kan? Silakan lihat source-code yang sudah diberikan, sudah ada JavaDoc-nya juga kok :D

Atau sekedar ingin menggunakan saja tanpa butuh prosesnya? cara penggunaan dari ByteEncryptor sangat mudah.

Contoh: Kita ingin melakukan enkripsi pada file C:\program_saya.exe dengan nama baru C:\program_enkripsi.exe dan mengembalikan hasil enkripsi menjadi file asli dengan nama baru C:\program_baru.exe

ByteEncryptor be= new ByteEncryptor();

be.encrypt(“C:\program_saya.exe”, “C:\program_enkripsi.exe”); //enkripsi

be.decrypt(“C:\program_enkripsi.exe”, “C:\program_baru.exe”); //dekripsi

Silakan lihat sendiri bagaimana hasilnya :)

30 July 2009

Duplikasi File Menggunakan Byte di Java

Filed under: Uncategorized — Dhe-Jhe @ 8:25 am

Sebagai seorang programmer, tentunya tipe data byte sudah tidak asing lagi bagi kita. Terlebih bagi programmer yang mengutak-atik file secara langsung, sepertinya sudah menjadi makanan mutlak untuk mengobok-obok tipe data byte ini. Dan berikut salah satu implementasi byte dalam proses copy file.

byte

Selain contoh diatas, byte sangat banyak manfaatnya untuk digunakan dalam berbagai macam kebutuhan programming, misalkan:

  1. Membandingkan isi kedua file.

  2. Melakukan enkripsi maupun dekripsi pada file.

  3. Melakukan manipulasi data.

  4. dll

Jika ada waktu, akan saya tulis beberapa post tentang kegunaan byte di dunia programming. :)

26 June 2009

Easter Egg pada JAVA?

Filed under: JAVA, Programming — Dhe-Jhe @ 3:43 am
Tags: , , , , ,

Mungkin banyak programmer JAVA yang sudah tahu tentang Easter Egg pada .class JAVA, karena itu post ini khusus hanya untuk yang belum tahu. Untuk membuka easter egg ini, kita membutuhkan:

1  .class hasil compilasi file .java

2  HEX Editor apapun (saya menggunakan Freeware HxD )

Kalau sudah ada, kita langsung saja :)

Buka, file .class dengan menggunakan hex editor, lalu lihat 4 byte paling awal, pasti akan membentuk CA FE BA BE (Cafe Babe) – seperti di gambar

CA FE BA BE

CA FE BA BE

Kenapa CA FE BA BE ?   Ada banyak pendapat/tebakan yang beredar seputar CA FE BA BE, tapi yang paling diterima oleh saya adalah, CA FE BA BE digunakan untuk mengidentifikasi file class  milik JAVA, dan kumpulan karakter CA FE BA BE dipilih, karena kumpulan karakter itu terdapat dalam karakter HEXA (A-F) dan sudah menjadi trademark JAVA untuk menggunakan istilah dunia coffee, mulai dari logo cangkir kopi, sampai nama JAVA itu sendiri diambil dari varietas kopi jawa. Punya pendapat sendiri tentang CA FE BA BE ? silakan saja :)

23 June 2009

QT: Alternatif javax.swing.*

Filed under: JAVA, Software, Technology, Uncategorized — Dhe-Jhe @ 4:04 am
Tags: , , ,

100px-Qt-logo

Belakangan ini saya tertarik untuk mencoba pemrograman GUI Java. Dan agak “bosan” kalau hanya merancang sebuah User Interface dengan menggunakan widget-widget Swing atau AWT,dan saya cukup beruntung untuk menemukan 1 alternatif lagi dalam mendesain UI di JAVA, yaitu dengan menggunakan QT Jambi. Download dulu QT Jambi dari http://www.qtsoftware.com/downloads. Dan pilih bagian Binaries, tergantung dari Platform yang digunakan.

Setelah didownload, extract zip filenya ke suatu folder dan jalankan
%EXTRACT_DIR%\designer.bat. Maka akan tampil QT Designer seperti ini.

qt_view_wtrmrk

Rancang lah bentuk UI yang anda inginkan disini, widget yang disediakan cukup banyak, dan lebih extended daripada Swing :) .
Setelah desain selesai, save lah hasil rancangan ke dalam file .jui. Untuk compile file .jui menjadi .java, sudah disediakan tools juic pada paket distribusi QT Jambi,yang disediakan pada lokasi %EXTRACT_DIR%\bin\juic.exe. Cukup jalankan file ini melalui Command Prompt, juic -d <folder_hasil_convert> <file_jui>.

contoh: juic -d C:\my_qt\ untitled.jui .
Penjelasan: File untitled.jui akan dikompile menjadi .java, dan hasil nya akan disimpan di lokasi C:\my_qt\.
Jika sukses maka tulisan updated: Ui_MainWindow akan muncul pada layar.

So sampai sini, hasil rancangan kita udah selesai, dan dapat diselipkan coding java untuk melengkapi proses yang dibutuhkan :)

NB: Jangan lupa sertakan *.jar pada folder %EXTRACT_DIR% pada classpath anda, kalau tidak, yaaa.. siap-siap menghadapi error :)

10 June 2009

PHP-SNMP

Filed under: Networking, PHP, Programming, Technology — Dhe-Jhe @ 3:25 am

Saya jadi inget masa-masa kuliah dulu, terlebih masa ketika sedang skripsi. Topik yang saya ambil berhubungan dengan mendevelop aplikasi networking yang berbasis kan SNMP. Bahasa pemrograman yang saya pakai adalah PHP, pure my own code from the scratch, tanpa library-library yang dikembangkan programmer lainnya.

Lalu apa hubungannya dengan post ini? Mau ngajarin SNMP? Tidak, saya bukan seorang praktisi SNMP, kurang expert di bidang ini, kalau mau tahu bisa tanya sama google, apa itu SNMP, bisa juga liat disini. Di post ini saya cuma mau menshare sedikit ilmu untuk melakukan koneksi antara PHP dan SNMP.  Karena by default, PHP mendisable fitur SNMP ini, ntah apa maksudnya, tapi mungkin karena SNMP kurang banyak dipakai (mungkinkah karena ini? ).

Mau tau SNMP sudah diaktifkan atau belum pada server PHP anda? Simpel, ketik aja code berikut dan jalankan dari server.

<? snmpget("localhost","public","0.0.0.0"); ?>

lalu, error seperti ini ?

Fatal error: Call to undefined function snmpget() in C:\xampp\htdocs\snmptest\snmp.php on line 10

Bisa saya pastikan, SNMP masih blum aktif pada server anda, cara aktifinnya mudah banget kok. Cari file php.ini yang digunakan pada server PHP anda, saya menggunakan XAMPP for Win32, jadi lokasi php.ini ada di C:\Program Files\xampp\apache\bin, untuk server lain, harap liat dokumentasi server masing-masing. Atau, bisa juga liat dengan menjalankan phpinfo().

Setelah ketemu file php.ini, buka dan cari baris berikut:
;extension=php_snmp.dll dan ubah menjadi extension=php_snmp.dll (tanpa titik koma ;) . Lalu restart server PHP nya. Dan jalankan kembali kode snmpget diatas. Lalu keluar error seperti ini ?

Warning: snmpget() [function.snmpget]: No response from localhost in C:\xampp\snmptest\apotik\snmp.php on line 10

Selamat, berarti PHP anda sudah SNMP enabled, error di atas keluar bisa karena ini:
1.“localhost” anda belum SNMP enabled.
2.OID yang anda masukkan salah.

Dalam kasus ini sih, karena OID nya salah, saya memasukkan OID 0.0.0.0, sudah tentu OID itu tidak ada dalam pustaka SNMP, anda mesti liat sendiri OID yang dibutuhkan pada dokumentasi SNMP. So saya rasa topik untuk post ini sudah kelar. Saya harap post ini bisa membantu.

1 May 2009

Network Security: Phising

Filed under: Networking — Dhe-Jhe @ 7:50 am

Mungkin uda banyak yang mengerti dan bahkan lebih expert dari gw dalam memberi penjelasan soal Phising. Phising, adalah sebuah tindakan pencurian data online, yakni dengan cara, korban dikirimi email yang benar-benar menyerupai sebuah email asli dan resmi. Lalu setelah itu si korban dituntun ke sebuah website yang benar-benar mirip aslinya (typo site), lalu korban diminta untuk memasukkan username dan password nya.

Mungkin banyak yang mikir “ah, selama ga pake internet banking, aman deh”. Pendapat itu adalah SALAH, karena banyak website-website yang non perbankan juga melakukan hal-hal pencurian data. Salah satu yang gw rasa semua orang tau, F*aceB**k.  Sedikit kaget? Situs itu didomplengi oleh banyak aplikasi vendor-third-party, dan ga semua vendor itu memiliki niat baik, percayalah ini gw alami sendiri ketika menggunakan 1 aplikasi tertentu dari FB,  dimana tampilan meminta untuk memasukkan username dan password FB gw untuk dapat memproses, karena gw curiga kalau ini adalah salah satu bentuk pencurian data, maka gw memasukkan username yang benar, namun password yang salah. Dan hasilnya ? aplikasi tetap bisa digunakan. Semestinya kalau kita diwajibkan untuk mengisi username dan password
secara benar, maka aplikasi tentu tidak dapat dijalankan.

Memank, di dunia yang modern ini, cyber crime memank menjamur, tidak menyakiti secara fisik, namun sama bahkan lebih berbahaya daripada kasus kriminal biasa. Mungkin di lain waktu kita bakal bahas KeyLogger, mulai dari cara kerja, cara mengatasi, sampai cara membuat, tapi kalau ada waktu yooo. =D

19 March 2009

FreeWare vs Open Source vs Free Software

Filed under: Technology — Dhe-Jhe @ 4:09 am

FreeWare vs Open Source vs  Free Software

Bagi orang yang berkecimpung dengan dunia komputer, pasti akan sering mendengar ketiga istilah itu.Tapi yang jadi pertanyaan, apakah kita benar-benar mengerti perbedaan ketiga istilah itu ? Karena ketiga istilah itu ternyata mengandung perbedaan yang sangat mendalam. Seringkali kita mencampur-adukkan ketiganya, dan mempunyai “ideologi” kalau ketiga license diatas selalu free dalam masalah biaya, padahal faktanya tidak selalu demikian.

Freeware: Sebuah perangkat lunak yang berlicense Freeware, mengandung arti kalau software ini tersedia secara gratis biaya, “Zero Dollar Price”. Pengguna dapat dengan bebas menggunakan perangkat lunak ini tanpa harus membeli license dari si pembuat. Namun, sebuah freeware belum tentu menyediakan kebebasan bagi si pengguna untuk melakukan modifikasi terhadap perangkat lunak, dan rata-rata freeware tidak menyertakan source code program dalam paket distribusinya. Sangat banyak freeware yang beredar sekarang ini. Sebut saja: Yahoo Messenger, Winamp, 7-Zip, dll.

Open Source vs Free Software

Mungkin di antara Freeware, Open Source, Free Software yang paling sering membuat rancu adalah Open Source dan Free Software. Dalam banyak kasus kita selalu menganggap Open Source dan Free Software adalah gratis secara biaya, namun faktanya Open source dan Free Software tidak lah mengacu pada harga, namun lebih kepada ketersediaan Source Code program dan juga hak untuk memodifikasi dan mengembangkan sesuai kebutuhan.

Untuk lebih memudahkan, akan diambil contoh 2 OS terkenal dari kedua license:
1. FreeBSD yang Open Source
2. Linux yang Free Software

FreeBSD bersifat Open Source karena menyertakan code program, namun source code ini tidak serta-merta dapat kita ubah sekehendak hati kita. Karena ketersediaan source code lebih ditujukan agar para pengembang software OS dapat mengembangkan software OS tersebut dengan lebih mudah.

Linux bersifat Free Software, namun seperti sudah ditulis kalau istilah free tidak lah mengacu pada harga, melainkan ketersediaan dan kebebasan (free) source code untuk kemudian dapat kita modifikasi secara bebas sesuai kebutuhan, karena itu kita menjumpai banyak varian Linux, sepert: Linux Mandriva, UBuntu,Red Hat, bahkan Linux rasa Indonesia seperti BlankOn.

Secara harga, FreeBSD disebarluaskan secara gratis, dan Linux walaupun bertajuk Free Software tidak semua variannya disebarkan secara gratis, sebut saja Red Hat, varian Linux ini mengharuskan pengguna untuk membeli licensenya, sedangkan FreeBSD yang walaupun tidak Free Software namun disebarluaskan secara gratis tanpa harus membeli license apa pun.

Sekali lagi jangan terkecoh atau bahkan bingung dengan istilah Open Source dan Free Software, karena kedua istilah tersebut tidak pernah mengacu pada harga, melainkan kebebasan untuk menggunakan dan mengubah Source Code nya.

Sumber:
http://en.wikipedia.org/wiki/Free_software
http://en.wikipedia.org/wiki/Open_source

13 March 2009

Good Code vs Bad Code

Filed under: Uncategorized — Dhe-Jhe @ 5:55 pm

One day, one time, and one code…

wtfm1

12 March 2009

Playlist Copier

Filed under: Programming, VB — Dhe-Jhe @ 4:21 pm

Awal-awal gw kerja, gw pengen ngopi lagu di playlist winamp rumah gw ke 1 folder tertentu buat gw bawa filenya ke kantor. Tapi karna filenya terpecah2 di berbagai folder and drive, kebayang ga malesnya cariin lagu demi lagu di foldernya masing-masing ? So karena itu lah program simpel ini lahir..

Cara pake nya gampang banget kok:
1. Save playlist ke format M3U ato PLS
2. Jalanin Copier.exe and pilih file playlist-nya
3. Pilih folder tujuan
4. Tunggu sebentar and DONE

monggo diunduh FREEWARE kok =D

http://www.geocities.com/naming_exception/vb6/copier.zip

Kalo ada error message file yang ilang, copy dulu file yang ada di folder lib ke windows\system32… en coba lagi run COPIER.EXE nya =D

4 March 2009

PHP Library: Properties

Filed under: PHP, Programming, Software — Dhe-Jhe @ 11:43 am

Tau class java.util.Properties di JAVA? nah include PHP ini fungsinya sama kaya java.util.Properties, cuma fitur-fiturnya masih simple, so, kl ada yang minat kembangin silakan, sekalian kirimin gw hasil upgrade nya ya :)

http://www.geocities.com/naming_exception/inc/Properties.zip

How to use:

$properties=new Properties(“propFile.properties”);
$dbUsername= $properties->readProperties(“database.username”);

Next Page »

Blog at WordPress.com.